L.O.V.E

L.O.V.E

Minggu, 25 November 2012

2PM FF - (Part 2) Gwaenchanna Jilgeoya- "Gonna Be OK"


 
#Part 2

¯Oh Cabi cabi deo Hottest Hottest.. Oh Cabi cabi in crazy crazy.. Oh Cabi cabi oh cabi cabi.. Isungan urin modu da crazy summer time..¯
 Taecyeon, Wooyoung, Chansung, Nichkhun dan Junsu bersenandung di sore yang mendung. Sementara Junho hanya duduk didekat jendela melihat awan yang mendung. Suasana yang tepat untuk orang yang sedang galau. Apa yang sebenarnya ia pikirkan?
                "Wei! Mwohae6?"Chansung menegur Junho yang kelihatan lesu dan duduk dengan merangkul kakinya. "Entahlah."Jawab Junho dengan lesu juga. Chansung lalu menghampiri Junho. "Katakan lah. Apa yang sedang kau pikirkan."
                "Tiba-tiba aku ingat Jaebeom. Aku sangat merindukannya." Ketika Jaebeom harus meninggalkan 2PM, sedari awal Junho memang yang paling merasa kehilangan.
                "Eung7. Tak terasa sudah dua tahun ia pergi. Dia leader yang terbaik." Chansung mendadak juga menjadi galau.
 "Tak tergantikan." mata Junho menjadi berkaca-kaca.
                Nichkhun yang mulai khawatir dengan keadaan mereka berdua, kemudian juga menghampiri Junho dan Chansung. Lalu diikuti oleh Wooyoung, Junsu, dan Taecyeon."Kenapa kalian membuntutiku?" kata Nichkhun merasa ada yang aneh di belakangnya.
"Anya8. Kami hanya khawatir dengan mereka berdua yang duduk didekat jendela itu." balas Taecyeon.
"Apa kau pikir hanya kau saja yang penasaran dengan mereka berdua?" timpal Wooyooung
                "Apa ada yang terjadi?" Junsu menjadi orang yang pertama bertanya.
"A. Kami tiba-tiba rindu Jaebeom,"Chansung menjawab pertanyaan Junsu.
                "Apa yang bisa membuat Chansung dan Junho teringat Jaebeom, ha..?" ucap Taecyeon lembut. Jarang-jarang Taecyeon melakukan hal ini. Yah, ia memang agak hati-hati kalau bicara tentang Jaebeom. Apalagi kalau dihadapan Junho.
                "Walau sudah dua tahun tanpa Jaebeom.. Rasanya masih ada yang hilang." Junho mengungkapkan isi hatinya.
                "Ne. Kami selalu merasa kehilangan Jaebeom. Walau sepuluh tahun berlalu, tetap masih terasa ada yang hilang. Selamanya Jaebeom tetap menjadi bagian kita. Meski orang ditanya 'Ada berapa member 2PM?' lalu mereka menjawab 'enam', dan giliran kita yang ditanya kita akan menjawab 'ada tujuh'."ucapan Wooyoung barusan sangat menyentuh member yang lain. Tak disangka. Wooyoung dapat menucapkan kata-kata yang 'manis'.
                ***



                Sore yang galau itu masih berlanjut sampai ke-esokkan harinya. Para member menjalankan hari ini seakan-akan tak ada yang berarti. Masing-masing member punya isi hati yang berbeda-beda.

Wooyoung: Seandainya Jaebeom sekarang berada disini. Apa yang akan kita lakukan bersamanya?

Taecyeon: Kalau ada kabar Jaebeom akan menggelar concert, aku akan langsung membeli tiketnya. Dimana pun negara yang akan dituju.

Nichkhun: Sekian lama tak ber-leader, semua berasa menjadi pemimpin dan saling melengkapi.

Junho: Apa yang dilakukan Jaebeom sekarang? Apa yang ia lakukan sebelum ia melakukan sebuah perform? Apakah sama ketika bersama-sama kami?

Chansung: Apa dia rindu kami? Hah, aku yakin dia akan rindu. Sebab kami juga merindukannya.

Junsu: Aku agak cemas ketika Junho mulai memikirkan Jaebeom. Apa sebaiknya kami mencari leader baru?
                Junsu mempunyai pemikiran yang berbeda. Walau ia juga rindu Jaebeom, tapi ia lebih mengkhawatirkan Junho yang terus-terusan sedih ketika memikirkan sang Xleader. Dasar anak yang malang…
                "Ehemm…"Junsu berdehem sebentar lalu melanjutkan perkataannya. "Teman-teman, ada yang ingin aku sampaikan." kemudian yang lain berkumpul didekat Junsu. Junsu memulai perbicaraan.
"Sebelumnya, aku meminta maaf kepada Junho jika aku lacang mengatakan ini. Tapi ini menurutku yang terbaik untukmu. Dan yang lain, mungkin juga akan kaget ketika aku mengatakan ini."
Yang lain(kecuali Taecyeon yang merasa ada yang tidak beres kemudian angkat suara) hanya diam dan menunggu lanjutan yang akan disampai kan Junsu.
                "Ini sepertinya sangat penting. Apa yang akan kau sampaikan?"sela Taecyeon.
"Begini.. Aku.. sebenarnya sangat khawatir terhadap Junho ketika ia mulai teringat Jaebeom. Oleh sebab itu, apakah sebaiknya kita tidak mencari leader baru saja?" ungkap Junsu.
                Benar saja, yang lain kaget ketika mendengar perkataaan Junsu. Lantas saja pihak yang terkait (Junho) Chansung, dan Taecyeon memberi tanggapan kecuali Wooyoung dan Nichkhun yang memilih diam.
 "Ah.. Junsu. Apa semalaman kau memikirkan ini? Kita mencari leader baru hanya gara-gara aku? Hah.. Meskipun aku selalu sadih ketika teringat masa-masa bersama Jaebeom, aku akan lebih sedih lagi  ketika Jaebeom muncul dengan wajah yang berbeda. Itu lebih menyakitkan. Maaf."tanggapan Junho kemudian diikuti oleh Chansung, "Itu benar Junsu. Walau di grup kita tak mempunyai leader, tidak ada yang bermasalahkan? Leader sama saja anggota. Ia memakan makanan yang sama ketika kita juga makan, mekamakai baju yang sama ketika berada dipanggung, dan melakukan hal yang sama ketika kita bersama.”
Tacyeon menyambung, “Berjanjilah, 'Kami berjanji tidak akan mencari leader baru'! "
 Ucapan Taecyeon lalu ditirukan oleh member yang lain. "Kami berjanji tidak akan mencari leader baru!"
                "Junsu, Gwaenchanna jilgeoya9." Junho merangkul pundak Junsu

-The End-


Ah... selesai juga...
Sekali lagi, kalau ada yang tidak berkenan, gaje, atau apapun yang menurut kalian salah, saya mohon maaf...

Arti kata di part ini :


6Kamu sedang apa?
7Iya
8Tidak
9Semua akan baik-baik saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar